Oleh: catur w | Januari 30, 2010

Radikalisme Masuki Masjid Nurul Huda UNS ?

Adanya publikasi riset  bahwa Masjid Nurul Huda UNS menjadi tempat berkembangnya radikalisme perlu dikaji kembali. Beberapa kesimpulan penelitian tersebut dimuat dalam harian Republika Jum’at 8 Januari 2010 dengan judul ‘Penelitian: Radikalisme Masuki Masjid’.  Sumber berita tersebut merupakan hasil dari riset CSRC (Center for the Study of Religion and Culture) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di beberapa masjid di Solo beberapa bulan yang lalu.

Riset  dengan tajuk Pemetaan Ideologi Masjid-masjid di Solo tersebut merupakan tindak lanjut dari riset sebelumnya, yaitu pemetaan terhadap ideologi masjid yang ada di Jakarta. Sepuluh masjid yang menjadi objek riset tersebut adalah Masjid Kottabarat (Muhammadiyah) dan Masjid Al Firdaus (NU) yang dimasukkan dalam kategori masjid yang ada di bawah naungan ormas Islam besar. Lalu, Masjid Al Islam Gumuk dan Al-Kahfi Hidayatullah. Baca Lanjutannya…

Oleh: catur w | Januari 26, 2010

Muslims Have No Monopoly over ‘Allah’

By Anwar Ibrahim

Malaysia has once again resurfaced in international headlines for the wrong reasons. Over the last two weeks, arsonists and vandals attacked 10 places of worship, including Christian churches and Sikh temples. Though there were no injuries and the material damage is reparable, the same cannot be said about the emotional and psychological scars left behind. After numerous conflicting statements from government officials, the underlying causes of the violence are still unaddressed. Malaysia’s reputation as a nation at peace with its ethnic and religious diversity is at stake. Baca Lanjutannya…

Oleh: catur w | Januari 25, 2010

Jika Meja dan Rak jadi satu dan dapat dilipat …

Desain meja kerja yang kreatif, di mana rak dan meja menjadi satu dan dapat di tutup seperti lemari. Penambahan roda di bawah meja dan rak ini memudahkan pemiliknya jika sewaktu-waktu ingin merubah suasana..

sumber: dari sini

Oleh: catur w | Januari 25, 2010

10 Wasiat Hasan Al Banna : Semoga Bermanfaat

1. Bangunlah segera untuk melakukan sholat apabila mendengara adzan walau bagaimanapun keadaannya.

2. Baca, Telaah dan dengarkan Al-Quran atau dzikirlah kepada Allah dan janganlah engkau menghambur-hamburkan waktumu dalam masalah yang tidak ada manfaatnya.

3. Bersungguh-sungguhlah untuk bisa berbicara dalam bahasa Baca Lanjutannya…

Oleh: catur w | Januari 5, 2010

Antara Hijriyah dan Masehi

Penetapan tahun Hijriyah merupakan tanda dimulainya pembentukan masyarakat yang Islam, yaitu setelah hijrahnya Nabi Muhammad saw. (shallallaahu alaihi wasallam) dari Mekah menuju Madinah. Penentuan dan penanggalan tahun hijriah belum dimulai sejak itu, akan tetapi baru dicanangkan di masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khathab r.a., pada sekitar tahun ketiga atau keempat masa pemerintahannya.

Pada waktu itu, sahabat Abu Musa Al-Asy’ary menulis surat kepada Umar bin Khathab selaku khalifah, yang isinya bahwa Umar memberikan beberapa kitab kepadanya yang tiada tertera tanggalnya. Lalu, Khalifah Umar mengumpulkan para sahabat dan bermusyawarah dengan mereka tentang penanggalan Islam. Sebagian perpendapat agar memberikan penanggalan seperti penanggalan orang-orang Qurthubi, maka sebagian sahabat tidak menghendaki hal itu. Sebagian yang lain berpendapat agar penanggalan Islam seperti penanggalan Romawi, maka sahabat yang lain juga menolak hal ini. Ada yang usul agar penanggalan dimulai berdasarkan kelahiran Nabi Shallallaahu Alaihi Wasallam, ada juga yang berpendapat agar dimulai sejak hijrahnya Nabi Shallallaahu Alaihi Wasallam dari Mekah menuju Madinah. Baca Lanjutannya…

Oleh: catur w | Desember 19, 2009

Lomba Desain Tshirt #bingkisanutkfollowers

Alhamdulillah, sebelumnya saya sangat bersyukur dapat mengikuti lomba desain bagi para follower twitter @tifsembiring  ini. Walaupun masalah desain-mendesain bagi saya sekadar hobi, tidak ada salahnya saya mencoba unjuk gigi di kompetisi ini.

Penjelasan desain Baca Lanjutannya…

Oleh: catur w | Oktober 16, 2009

Islam: Down to Earth

Peranan agama dalam kehidupan masyarakat amat ditentukan oleh pandangan masyarakat itu tentang agama. Pandangan itulah yang akan menentukan peranan agama dalam masyarakat. Dalam Islam, agama seharusnya memegang peranan penting. Islam datang untuk mengubah masyarakat menuju kualitas hidup yang lebih baik, seperti tercrermin dalam tingkat ketaatan yang tinggi kepada Allah subhanawata’ala., pengetahuan tentang syariat dan terlepasnya umat dari beban kemiskinan, kebodohan dan penyakit sosial lainnya, serta berbagai macam belenggu yang memasung kebebasan mereka. Islam memandang bahwa pembangunan harus dimuali dengan perubahan individual yang disusul dengan perubahan institusional. Tugas pembangunan dalam Islam adalah tugas yang mulia, yang tidak jarang melebihi tugas-tugas keagamaan yang bersifat ritual.

Untuk mewujudkan tugas agama yang demikian mulia itu, beberapa pakar memandang perlu membangun suatu kerangka teologis baru yang dapat memerankan agama sesuai dengan misi mulianya dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, terbuka dan demokratis, egaliter, merdeka, cerdas dan Baca Lanjutannya…

Oleh: catur w | Agustus 25, 2009

Kampus Harga Mahasiswa

harga mahasiswaSering kita melihat beberapa spanduk, poster atau leflet iklan suatu produk atau jasa  dengan tag ‘harga mahasiswa’. Sekilas memang tag tersebut membuat kesan harga terjangkau bahkan lebih murah. Hal yang sama juga juga menjadi ‘semboyan’ publikasi acara-acara seminar ilmiah yang menargetkan mahasiswa dengan memasang tariff tiket hampir 50% lebih murah dari pada tiket untuk kalangan umum. Ilustrasi di atas seakan-akan memandang bahwa mahasiswa mempunyai  hak khusus mendapatkan harga yang lebih murah untuk barang atau jasa.

Akan tetapi di ‘rumah’nya (baca: kampus) sendiri, mahasiswa sekarang tidak lagi mendapatkan layanan ‘harga mahasiswa’. Misalkan, di ITB SPP naik Rp 250 ribu per tahun Baca Lanjutannya…

Oleh: catur w | Agustus 7, 2009

Rendra: Si Burung Merak, Islam dan Poligami

ws rendraRendra, siapa yang tidak mengenalnya. Rendra boleh dikatakan sebagai maestro sastra Indonesia, karya-karyanya hampir tidak ada matinya. Rendra lahir di Solo, 7 Nopember 1935. Ia lahir dan dibesarkan di kalangan keluarga ningrat. Ayahnya, R Cyprianus Sugeng Brotoatmojo, adalah seorang guru. Ibunya R.A. Catharina Ismadillah, berprofesi sebagai penari serimpi di kraton Surakarta. Mungkin Rendra mewarisi bakat seni dari orang tuanya, dan mengembangkan bakatnya dari usia dini. Saat SMP ia sudah membuat karya berupa puisi, cerpen dan drama.

Rendra masuk Islam ketika menikahi Sitoresmi Parabuningrat sebagai istri kedua, pada 12 Agustus 1970. Nama WS kemudian diubah menjadi Wahyu Sulaiman, semacam nama hijrahnya. Dalam memeluk agama Islam, Rendra menemukan kemerdekaan individual untuk beribadah langsung kepada Allah. Baca Lanjutannya…

Oleh: catur w | Agustus 4, 2009

Puasa: Ibadah yang Istimewa

ramadan11“Wahai orang-orang yang beriman! Kamu diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang dahulu daripada kamu, supaya kamu bertaqwa”  (Al-Baqarah:183)

Seperti yang kita ketahui bersama, puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam. Dalam bahasa Arab puasa disebut shiyam atau shaum, yang pokok artinya ialah menahan. Di dalam peraturan syariah dijelaskan bahwasanya shiyam adalah menahan makan dan minum dan bercampurnya suami istri dari waktu fajar sampai waktu maghrib dalam rangka menjalankan perintah Allah SWT.

Ibadah puasa telah diwajibkan oleh kaum-kaum terdahulu sebelum diwajibkan kepada umat Islam. Hal tersebut bisa kita lihat dalam Al-Qur’an : “Wahai orang-orang beriman ! diwajiban kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu.” (Al-Baqarah: 183).

Sahabat Rasulullah SAW dan salah seorang ahli tafsir, Abdullah bin Mas’ud pernah mengatakan bahwa apabila sesuatu ayat telah dimulai dengan panggilan kepada orang yang beriman, pasti ayat tersebut mengandung suatu perihal yang penting ataupun suatu larangan yang berat. Sebab Allah SWT tentu telah memperhitungkan terlebih dahulu bahwa yang bersedia memikul perintah-Nya itu hanya orang yang beriman.

Puasa adalah perintah yang meminta pengorbanan kesenangan diri dan kebiasaan tiap hari. Andai kata perintah ini tidak dijatuhkan kepada orang yang beriman tidak akan ditanggapi secara serius. Orang yang merasa dirinya beriman pasti akan bersedia merubah kebiasaannya, menahan nafsunya dan bersedia pula bangun di waktu sahur (dini hari) dan makan pada waktu itu, karena Allah SWT yang memerintahkan.

Dengan demikian dapat dipahami bahwa perintah puasa bukan  perintah yang baru yang disyariatkan setelah Nabi Muhammad SAW diutus saja, melainkan sudah diperintahkan juga

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori